oleh

Sejumlah Aleg DPRD Bangkep Diduga Terima “Pelicin Ketok Palu” Jabatan Wabup Bangkep

BANGGAI KEPULAUAN, MPI_Sejumlah anggota legislatif (aleg) DPRD Banggai Kepulauan (Bangkep) disinyalir menerima “pelicin ketok palu” guna meloloskan Salim Tanasa sebagai Wakil Bupati Bangkep sisa masa jabatan 2017-2022 menggantikan Zainal Mus.

Tindakan gratifikasi tersebut bertujuan untuk mengumumkan Salim Tanasa sebagai pemenang calon Wakil Bupati Bangkep terpilih.

Baca Juga : AYU TINGTING KENA SOROTAN MUI (ARTIS6.COM)

Baca Juga : VIRAL JENAZAH (MAYAT) DI ANGKUT OJEK (BANGGAI.MEDIAPATRIOT.CO.ID)

Saat dikonfirmasi awak media ini, Wakil Ketua I DPRD Bangkep Risal Arwie membenarkan adanya isu tersebut.

Ia menyebutkan dirinya pernah didatangi Salim Tanasa dan Budianto Taib, salah satu tim sukses Salim Tanasa, dengan membawa uang berjumlah Rp20 juta di kantor Sekretariat Golkar.

“Saya diminta untuk mengumumkan Salim Tanasa sebagai calon Wakil Bupati terpilih. Dimana kala itu, Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) sempat membatalkan pengumuman pemenangan Salim Tanasa sebagai calon wakil bupati karena dinilai melanggar tata tertib pemilihan,” ungkapnya saay dihubungi awak media ini melalui sambungan whatsapp, Senin (21/03/22).

Risal menambahkan uang tersebut diterimanya dan kemudian diserahkan kembali kepada Budianto Taib untuk didistribusikan ke beberapa anggota DPRD Bangkep melalui Ketua Fraksi PDIP DPRD Bangkep Syahrudin Lalu.

“Uang tersebut diditribusikan oleh Ketua Fraksi PDIP Syahrudin Lalu kepada sejumlah aleg, itu berdasarkan keterangan Budianto Taib kepada saya,” lanjutnya.

Untuk itu, ia berharap pihak aparat penegak hukum, khususnya Kepolisian dan Kejaksaan, untuk bisa mengusut dugaan gratifikasi pada pemilihan pejabat wakil bupati silam.

“Saya minta aparat melakukan tindakan hukum yang tegas terkait gratifikasi tersebut guna menciptakan good governance dan client goverment,” tandasnya.

Sementara itu, saat dihubungi awak media ini, Ketua Fraksi PDIP DPRD Bangkep Syahrudin Lalu membantah adanya gratifikasi atas jabatan Wakil Bupati Bangkep.

“Itu tidak benar, tidak ada gratifikasi atas jabatan Wakil Bupati Bangkep. Saya tidak pernah mendistribusikan uang apapun kepada aleg DPRD Bangkep,” tandasnya.(dewi)

Hubungi Bagian Redaksi / Iklan di Whatsapp Center 08999208174

Baca Juga : SEEKOR HARIMAU SERANG DOKTER HEWAN DI TAPSEL (MEDIAPATRIOT.CO.ID)

Baca Juga : KODIM 0504 /JAKARTA SELATAN BERSAMA HIPMI GELAR BAKTI SOSIAL DAN VAKSINASI (BERITAMPI.COM)

Sejarah Berdirinya Media Online Nasional www.mediapatriot.co.id

Media Online Nasional www.mediapatriot.co.id didirikan oleh Hamdanil Asykar pada tanggal 27 Maret 2012 di Kota Bekasi Jl. Ir. H. Juanda No.220G Bulak Kapal Bekasi Timur dan Berbadan Hukum PT. GABUSELA (PT. GALIBUMI SEKAR LANGIT).

Namun dengan adanya peraturan baru dari Dewan PERS harus berbadan Hukum PT dibidang khusus Media maka dibuatlah PT baru dengan nama PT. MEDIA PATRIOT INTERNASIONAL dengan alamat yang sama.

Hamdanil Asykar selaku pendiri sekaligus Pemimpin Redaksi Media Online Nasional www.mediapatriot.co.id sudah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di PWI Bandung Jawa Barat dengan Tingkat Muda dan segera mengikuti jenjang berikutnya yaitu Madya dan Utama sebagai syarat mutlak Pemimpin Redaksi Media Online harus sudah mengikuti UKW sampai tingkat utama.

Nilai DA 57 dan PA 36 media online nasional www.mediapatriot.co.id otomatis mempunyai harga iklan / backlink yang tinggi yaitu Rp.5.000.000,- (NEGO) / Tayang.

Di ulang tahunnya yang ke 10 mulai tahun 2022 media online nasional www.mediapatriot.co.id memberikan apresiasi kepada para pengusaha UMKM mendapatkan diskon iklan / backlink mulai dari 10% sampai 90% sehingga bisa memberikan Brand kepada semua UMKM bisa dikenal keseluruh Indonesia bahkan ke mancanegara. (REDAKSI)



UCAPAN DARI BERBAGAI INSTANSI PEMERINTAH / SWASTA :


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *