BANGGAI KEPULAUAN, MPI_Wakapolres Banggai Kepulauan (Bangkep) Kompol Hamdan, S.Kom., M.Si. mengatakan open tournament futsal Kapolres Bangkep Cup 2022 merupakan ajang silahturahmi antara Polri dengan masyarakat.
Hal ini disampaikannya dalam sambutannya saat membuka secara resmi pertandingan open tournament futsal Kapolres Bangkep Cup 2022, Sabtu (05/03/22), di lapangan futsal Mapolres Bangkep, Desa Baka, Kecamatan Tinangkung, Kabupaten Bangkep.
“Tournament yang sudah lama diagendakan ini merupakan ajang silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Untuk itu, kepada peserta dan wasit yang terlibat dalam pertandingan diharapkan menjunjung tinggi sportivitas dan keterbukaan,” ungkapnya kepada awak media ini melalui sambungan whatsapp, Minggu (06/03/22).
Lebih lanjut dikatakan pelaksanaan open tournament atas ijin Satgas Gugus Covid-19 Bangkep dengan penerapan protokoler kesehatan (prokes) yang ketat.
“Dengan ijin dari Satgas Covid-19 Bangkep open tournament ini digelar dengan menerapkan prokes yang ketat mulai dari pembukaan hingga penutupan untuk mencegah penyebaran covid-19. Kami juga mempersiapkan gerai vaksinasi covid-19 dan para pemain yang diikutkan harus sudah divaksin,” lanjutnya.
Ditambahkan open tournament diikuti oleh klub-klub futsal dari Kabupaten Banggai bersaudara, Kota Palu dan Makassar dengan total hadial Rp40 juta.
“Open Tournament Futsal Kapolres Bangkep Cup 2022 berhadiah total Rp.40 juta dan diikuti 35 tim yang berasal dari Kabupaten Banggai bersaudara, Kota Palu dan Makassar,” tandasnya.
Semetara itu, secara terpisah Ketua Koni Bangkep Rusly Moidady mengatakan open tournament futsal ini menjadi ajang pencarian bibit berpotensi guna menghadapi Porprov Sulteng 2022 yang akan digelar di Kota Luwuk, Kabupaten Banggai.
“Melalui ajang ini diharapkan bisa ditemukan potensi-potensi berbakat guna menghadapi Porprov di Luwuk nanti,” ucapnya.
Selain itu, selain menjadi juara, melalui open tournament para pemain dan peserta juga diharapkan bisa salingenimba ilmu di bidang olahraga futsal.
“Menjadi juara bukan satu-satunya tujuan dalam open tournament ini. Yang lebih penting bagaimana hubungan kita dapat bersilaturahmi antara tim pemain dan wasit untuk saling menimba ilmu di bidang futsal,” pungkasnya.(dewi)