BANGGAI, MPI_Bupati Banggai Ir. H. Amirudin Tamoreka menegaskan perusahaan daerah harus memiliki fokus dalan menjalankan bisnisnya.
Hal ini ditegaskannya dalam rapat pemaparan rencana bisnis Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) dan Laporan Keuangan tahun 2021 PD Banggai Sakti, Senin (18/04/22).
“Perusahaan daerah jangan terlalu banyak rencana bisnis, karena ada beberapa didalamnya merupakan kegiatan orang lain. Dan untuk proses perizinan harus segera diselesaikan. Lengkapi segala legalitas dokumen. Belajar dan contohi perusahaan besar yang diluar Kabupaten Banggai,” tegasnya.
Bupati menambahkan kedepan akan dibuka perusahaan migas yang baru serta menutup 2 perusahaan yang tidak jelas pertanggungjawabannya.
“Akan ada perusahaan migas baru yang dibuka. Serta ada pula perusahaan migas ya g ditutup karena sampai saat ini pertanggungjawabannya tidak jelas,” tandasnya.
Pada kesempatan ini, Direktur PD Banggai Sakti Arslan Lapalanti memaparkan model bisnis yang saat akan dijalankan, yakni dengan bekerja sama dengan pihak lain dalam kegiatan bisnis demi memperoleh keuntungan atau menaikan produktifitas perusahaan.
Dimana rencana bisnis tersebut dibagi dalam tiga tahap, yakni jangka pendek, menengah dan panjang.
RKAP dan laporan keuangan tahun 2021 PD Banggai Sakti yang berlangsung di ruang rapat khusus kantor Bupati Banggai, kawasan perkantoran bukit Halimun, Kecamatan Luwuk Selatan, Kabupaten Banggai, turut dihadiri Staf Khusus Bupati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kabag Ekonomi, Kabag Hukum, Kabag Prokopim, Direktur Banggai Sakti bersama staf, serta Dewan Pengawas.(dewi)