oleh

Ketua DPRD Bangkep Soroti Regulasi Penerimaan Dokter di RS Trikora

BANGGAI KEPULAUAN, MPI_Rumah Sakit (RS) Trikora Banggai Kepulauan (Bangkep) membuka penerimaan dokter secara online melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Namun, meskipun sedang mengalami kekurangan tenaga dokter, Manajemen RS Trikora tak menerima peserta yang mendaftar secara langsung melalui RS Trikora.

Hal ini tentu saja mendapatkan sorotan dari berbagai pihak, diantaranya dari Ketua DPRD Bangkep Rusdin Sinaling.

Kepada sejumlah awak media, Rusdin menyampaikan kekecewaannya atas regulasi yang diterapkan manajemen RS Trikora.

“Dalam APBD Bangkep telah ditetapkan gaji untuk dua orang profesi dokter. Namun, tenaga kerja nya tak ada,” ungkapnya.

Dituturkan pihak RS Trikora buka pendaftaran penerimaan dokter secara online lewat Kemenkes, tapi tak menerima pendaftar yang mendaftar secara langsung.

“Saat ini tercatat sudah ada tiga orang pendaftar pada penerimaan dokter di RS Trikora. Dua orang mendaftar melalui online, dan satu orang mendaftar secara langsung. Namun, pihak RS Trikora tak menerima orang yang mendaftar secara langsung. Ini sangat mengecewakan dan namanya penghianatan,” geramnya.

Rusdin menguraikan pendaftar yang mendaftar secara langsung adalah dr. Felki Deki, yang nota bene merupakan putra asli daerah Bangkep yang telah menyandang predikat sebagai dokter spesialis bedah.

“Sangat miris, seorang putra daerah yang menyandang dokter spesialis bedah dan ingin mengabdi di daerah sendiri malah tak dipekerjakan di RS daerah,” tuturnya.

Rusdin menegaskan secara kelembagaan DPRD Bangkep meminta eksekutif untuk segera menyikapi dan menindaklanjuti persoalan ini secara tegas.

“Bila tidak segera disikapi maka DPRD akan mengambil alih untuk mengundang eksekutif terkait dan mencari solusi bersama,” tandasnya.(dewi)

Artikel ini dikutip dari pemberitaan di portal luwuktimes.com